Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Kenapa menurutku penting ? Karena masa masa kuliah itu masa yang penting. Dari
statusnya saja sudah beda, kalau pas SD-SMP-SMA dipanggil "siswa",
nah kalau pas kuliah sudah "mahasiswa". Disamping itu, banyak juga
kasus para mahasiswa yang berjalan beberapa semester sudah bosan dan tidak
cocok dengan jurusannya.
Nah, langsung saja perhatikan hal-hal dibawah ini :
1. PASTIKAN
KAMU TAU APA YANG AKAN KAMU HADAPI DAN TAU BETUL KONSEKUENSINYA.
Begini ya, kalau kamu memang mau nentuin jurusan,
pastiin harus tau betul secara detail apa saja yang akan kamu alami di kuliah
nanti. Sebagai contoh buat yang kuliah di kedokteran, pastiin kalau kamu bisa
tahan bedah-bedah mayat yang kondisinya sudah gak karuan karena sudah meninggal
berbulan-bulan dan cuma diawetin sama formalin, pastiin juga kamu rela kuliah
lebih lama daripada teman-teman lo yang milih jurusan lain dan siap mengabdi ke
daerah pedalaman sebagai syarat profesi selama kurang lebih 2 tahun, pastiin
kamu masih harus belajar keras di tahun keempat buat dapat gelar Sarjana
Kedokteran (Tapi belum dokter loh!)... sementara teman-temanmu yang di jurusan
lain udah kerja di perusahaan multinasional, merintis bisnis sendiri, keterima
beasiswa kuliah S2 di luar negeri,menapaki karir jadi artis ibukota, dsb..
Kalo kamu memang sudah siap nerima semua konsekuensi
itu dan tetap mau jadi dokter karena emang kamu berambisi untuk terjun dan
terlibat dalam perkembangan dunia medis, itu baru keputusan yang PAS buat milih
jurusan !
Intinya , apapun jurusan yang kamu ambil,
pastiin kamu tau apa yang akan kamu hadapi dan juga siap sama konsekuensinya.
2. JANGAN PERNAH
MILIH JURUSAN KARENA ALASAN FINANSIAL ATAU PROSPEK KERJA
Pertanyaan klasik yang biasanya ditanyain anak yang
mau milih jurusan adalah
“Eh Kalau ambil
jurusan X nanti kerjanya ngapain yah? Karirnya bagus gak? Duitnya oke gak?”
Faktor ini juga yang jadi pertimbangan orangtua yang ingin anaknya bisa
nyaman dengan hidupnya, ya salah satu cara paling simpel ya memang dengan jadi
orang kaya. Jadinya nggak jarang ada orangtua yang mengambil peran cukup besar
dalam keputusan milih jurusan anaknya.
Justru itulah masalah terbesarnya. Karena, yang
namanya esensi pendidikan itu bukan lagi untuk mempersiapkan diri di dunia
kerja supaya bisa cari uang yang banyak dan jadi orang kaya. Mungkin pandangan
ini memang masih relevan di zaman orangtua kita dulu yang mana belum banyak ada
kesempatan. Tapi sekarang? kamu hidup di zaman yang mana kamu bisa jadi
apa pun yang kamu mau asal, kamu cukup niat buat memperjuangkan hal itu.
Jadi, pendidikan itu buat apa kalau bukan buat
persiapan kerja dan cari uang?
Pendidikan itu untuk mengembangkan semua potensi dan
kapasitas intelektualmu untuk bisa berkembang sesuai dengan apa yang
bener-bener kamu inginkan.. Pendidikan membuatmu bisa melihat masalah di
sekelilingmu dengan cara yang lebih tepat, dan membuatmu bisa menyelesaikan hal
itu dengan cara yang paling efisien.. dan kalau kamu emang bener-bener
menikmati proses belajar itu dan menjadi expert dalam bidangmu
, percaya deh kalau urusan uang itu gak akan kemana..
Kalo bidang yang emang kamu nikmati itu sekarang
dinilai kurang berprospek dari segi finansial.. Well, sebetulnya balik lagi
sampai sejauh mana kamu menghargai hasrat dan ambisimu itu dibandingkan peluang
finansial. Tapi kalau boleh saya saranin.. Akan jauh lebih mudah kamu
mencari celah untuk selalu bisa dapet peluang, kalo kamu menikmati bidang yang
kamu tekuni - daripada kamu kuliah di jurusan yang bergengsi tapi
ujung-ujungnya jadi masuk kumpulan mahasiswa salah jurusan yang cuman bisa
mengeluh dan kuliah dengan setengah hati.
3. JANGAN MILIH
JURUSAN (HANYA) DARI PELAJARAN YANG KAMU
KUASAI ATAU KAMU SUKAI.
"Aku suka sama
Biologi, berarti aku cocoknya jadi dokter yaa.."
"Aku suka
pelajaran gambar, berarti aku cocoknya jadi arsitek yah?"
Banyak siswa yang mikirnya kalau pilih jurusan itu ya
liat dari pelajaran apa yang paling disukai sama yang nilainya paling
bagus. Yah, memang di satu sisi benar juga, nilai pelajaran
yang bagus atau kamu sukai bisa jadi "SALAH SATU" indikator buat
nentuin jurusan. Tapi jelas pelajaran di sekolah bukan tolak ukur yang paling
tepat buat nentuin jurusan..
Kenapa? Bukannya milih jurusan yang bener itu yang
tercermin dari nilai pelajaran atau pelajaran yang kita sukai selama di
sekolah?
Ada dua alasannya,
pertama :
Karena bidang yang terbentang di hadapanmu itu jauh lebih luas daripada semua
mata pelajaran yang ada di Sekolah. Jadi jangan cuman liat dari sudut pandang
mata pelajaran yang selama ini kamu pelajarin selama 12 tahun saja..
kedua : Kamu bakal kebingungan sendiri kalau pakai
standar ukuran "pelajaran sekolah" buat ngeliat bidang yang kamu
sukai. Sering ada kasus kebingungan seperti begini, "Nilaiku bagus di
Biologi, tapi Fisika juga tidak kalah bagus. Tapi aku pengen ngobati orang
bermasalah alias jadi psikolog. Orang tuaku malah nyaranin jadi tentara. Jadi,
aku cocoknya dimana ?"
Nah kan bingung, hehehe. . .
Intinya disini adalah : Mata pelajaran di sekolah memang bisa jadi SALAH
SATU faktor pertimbangan buat nentuin jurusan, tapi jangan
jadi SATU-SATUnya hal yang kamu lihat dalam dirimu.
4. TERUS
APA RUMUSNYA CARA MILIH JURUSAN YANG BENER?
- "Bang, saya suka pelajaran A,
tapi saya jago di pelajaran B, saya juga minat di pelajaran C. Sebaiknya
saya ngambil jurusan apa yah?"
- "Bang, saya sebetulnya minat
di jurusan A, tapi ortu gak setuju.. Mereka menyarankan di jurusan B.
Gimana solusinya ?"
- "Bang, saya minat banget di
jurusan A. Tapi nilai A saya dari dulu jelek banget, saya juga gak
ngerti-ngerti pelajaran A di kelas. Gimana yah solusinya?"
Untuk soal yang satu ini, kamu harus bisa membuat
keputusan buat diri sendiri. Karena pada akhirnya yang akan jalanin dan nerima
konsekuensinya seumur hidup adalah dirimu sendiri, bukan saya, bukan
orangtuamu, bukan teman-teman, bukan pacar, tapi dirimu sendiri.
Nah, terus
gimana caranya supaya kamu bisa ambil keputusan yang tepat? Nih
satu tips jitu.. Intinya cara milih jurusan yang bener resepnya tuh...
"Pilih bidang yang membuatmu tertantang... Pilih bidang yang bikin
kamu penasaran sampai kamu rela buat ngulik itu siang-malam tanpa kenal waktu
biarpun gak dibayar sekalipun. Pilih bidang yang tanpa disuruh pun kamu
curi-curi waktu buat belajar sendiri, atau tanpa sadar suka cari-cari info di
internet atau lewat google.. Pilih jurusan yang memicu 'sense of wonder' dalam
dirimu. Pilih jurusan yang benar-benar jadi muara ilmu pengetahuan yang ingin
kamu tekuni sampai akhir hayatmu..."
Jadi,
langkah pertama jangan cari tau jurusan A belajarnya apaan, jurusan B belajar
apaan, terus baru mikir kira-kira cocok nggak sama kamu... Terbalik! Justru
kamu yang harus balik nanya ke dirimu sendiri dulu“Bidang pekerjaan
apa yang membuat kapasitas intelektualmu tertantang? Hal apa yang bisa bikin
kamu gak tidur karena penasaran?” Kalau sudah tau bidangmu itu,
barulah kamu cari tau jurusan apa yang relevan dengan bidang yang membuat kamu
'merinding' karena tertantang itu.
Oke, segitu aja sih tips dan sharing dari saya, semoga
bisa bermanfaat.
Wa'alaikumussalam Wr. Wb.
Source : https://www.zenius.net
Kenapa menurutku penting ? Karena masa masa kuliah itu masa yang penting. Dari statusnya saja sudah beda, kalau pas SD-SMP-SMA dipanggil "siswa", nah kalau pas kuliah sudah "mahasiswa". Disamping itu, banyak juga kasus para mahasiswa yang berjalan beberapa semester sudah bosan dan tidak cocok dengan jurusannya.
1. PASTIKAN
KAMU TAU APA YANG AKAN KAMU HADAPI DAN TAU BETUL KONSEKUENSINYA.
Begini ya, kalau kamu memang mau nentuin jurusan, pastiin harus tau betul secara detail apa saja yang akan kamu alami di kuliah nanti. Sebagai contoh buat yang kuliah di kedokteran, pastiin kalau kamu bisa tahan bedah-bedah mayat yang kondisinya sudah gak karuan karena sudah meninggal berbulan-bulan dan cuma diawetin sama formalin, pastiin juga kamu rela kuliah lebih lama daripada teman-teman lo yang milih jurusan lain dan siap mengabdi ke daerah pedalaman sebagai syarat profesi selama kurang lebih 2 tahun, pastiin kamu masih harus belajar keras di tahun keempat buat dapat gelar Sarjana Kedokteran (Tapi belum dokter loh!)... sementara teman-temanmu yang di jurusan lain udah kerja di perusahaan multinasional, merintis bisnis sendiri, keterima beasiswa kuliah S2 di luar negeri,menapaki karir jadi artis ibukota, dsb..
2. JANGAN PERNAH
MILIH JURUSAN KARENA ALASAN FINANSIAL ATAU PROSPEK KERJA
3. JANGAN MILIH
JURUSAN (HANYA) DARI PELAJARAN YANG KAMU
KUASAI ATAU KAMU SUKAI.
Intinya disini adalah : Mata pelajaran di sekolah memang bisa jadi SALAH SATU faktor pertimbangan buat nentuin jurusan, tapi jangan jadi SATU-SATUnya hal yang kamu lihat dalam dirimu.
4. TERUS
APA RUMUSNYA CARA MILIH JURUSAN YANG BENER?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar