Rabu, 03 Februari 2016

URGENT: Jangan Sampai Salah Milih Jurusan!

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Kenapa menurutku penting ? Karena masa masa kuliah itu masa yang penting. Dari statusnya saja sudah beda, kalau pas SD-SMP-SMA dipanggil "siswa", nah kalau pas kuliah sudah "mahasiswa". Disamping itu, banyak juga kasus para mahasiswa yang berjalan beberapa semester sudah bosan dan tidak cocok dengan jurusannya. 
Nah, langsung saja perhatikan hal-hal dibawah ini :
1. PASTIKAN KAMU TAU APA YANG AKAN KAMU HADAPI DAN TAU BETUL KONSEKUENSINYA.


Begini ya, kalau kamu memang mau nentuin jurusan, pastiin harus tau betul secara detail apa saja yang akan kamu alami di kuliah nanti. Sebagai contoh buat yang kuliah di kedokteran, pastiin kalau kamu bisa tahan bedah-bedah mayat yang kondisinya sudah gak karuan karena sudah meninggal berbulan-bulan dan cuma diawetin sama formalin, pastiin juga kamu rela kuliah lebih lama daripada teman-teman lo yang milih jurusan lain dan siap mengabdi ke daerah pedalaman sebagai syarat profesi selama kurang lebih 2 tahun, pastiin kamu masih harus belajar keras di tahun keempat buat dapat gelar Sarjana Kedokteran (Tapi belum dokter loh!)... sementara teman-temanmu yang di jurusan lain udah kerja di perusahaan multinasional, merintis bisnis sendiri, keterima beasiswa kuliah S2 di luar negeri,menapaki karir jadi artis ibukota, dsb..
Kalo kamu memang sudah siap nerima semua konsekuensi itu dan tetap mau jadi dokter karena emang kamu berambisi untuk terjun dan terlibat dalam perkembangan dunia medis, itu baru keputusan yang PAS buat milih jurusan !
Intinya , apapun jurusan yang kamu ambil, pastiin kamu tau apa yang akan kamu hadapi dan juga siap sama konsekuensinya.
2. JANGAN PERNAH MILIH JURUSAN KARENA ALASAN FINANSIAL ATAU PROSPEK KERJA
Pertanyaan klasik yang biasanya ditanyain anak yang mau milih jurusan adalah
“Eh Kalau ambil jurusan X nanti kerjanya ngapain yah? Karirnya bagus gak? Duitnya oke gak?”
Faktor ini juga yang jadi pertimbangan orangtua yang ingin anaknya bisa nyaman dengan hidupnya, ya salah satu cara paling simpel ya memang dengan jadi orang kaya. Jadinya nggak jarang ada orangtua yang mengambil peran cukup besar dalam keputusan milih jurusan anaknya. 
Justru itulah masalah terbesarnya. Karena, yang namanya esensi pendidikan itu bukan lagi untuk mempersiapkan diri di dunia kerja supaya bisa cari uang yang banyak dan jadi orang kaya. Mungkin pandangan ini memang masih relevan di zaman orangtua kita dulu yang mana belum banyak ada kesempatan. Tapi sekarang? kamu hidup di zaman yang mana kamu bisa jadi apa pun yang kamu mau asal, kamu cukup niat buat memperjuangkan hal itu.
Jadi, pendidikan itu buat apa kalau bukan buat persiapan kerja dan cari uang?
Pendidikan itu untuk mengembangkan semua potensi dan kapasitas intelektualmu untuk bisa berkembang sesuai dengan apa yang bener-bener kamu inginkan.. Pendidikan membuatmu bisa melihat masalah di sekelilingmu dengan cara yang lebih tepat, dan membuatmu bisa menyelesaikan hal itu dengan cara yang paling efisien.. dan kalau kamu emang bener-bener menikmati proses belajar itu dan menjadi expert dalam bidangmu , percaya deh kalau urusan uang itu gak akan kemana..
Kalo bidang yang emang kamu nikmati itu sekarang dinilai kurang berprospek dari segi finansial.. Well, sebetulnya balik lagi sampai sejauh mana kamu menghargai hasrat dan ambisimu itu dibandingkan peluang finansial. Tapi kalau boleh saya saranin.. Akan jauh lebih mudah kamu mencari celah untuk selalu bisa dapet peluang, kalo kamu menikmati bidang yang kamu tekuni - daripada kamu kuliah di jurusan yang bergengsi tapi ujung-ujungnya jadi masuk kumpulan mahasiswa salah jurusan yang cuman bisa mengeluh dan kuliah dengan setengah hati.
3. JANGAN MILIH JURUSAN (HANYA) DARI PELAJARAN YANG KAMU KUASAI ATAU KAMU SUKAI.
"Aku suka sama Biologi, berarti aku cocoknya jadi dokter yaa.."
"Aku suka pelajaran gambar, berarti aku cocoknya jadi arsitek yah?"
Banyak siswa yang mikirnya kalau pilih jurusan itu ya liat dari pelajaran apa yang paling disukai sama yang nilainya paling bagus. Yah, memang di satu sisi benar juga, nilai pelajaran yang bagus atau kamu sukai bisa jadi "SALAH SATU" indikator buat nentuin jurusan. Tapi jelas pelajaran di sekolah bukan tolak ukur yang paling tepat buat nentuin jurusan..
Kenapa? Bukannya milih jurusan yang bener itu yang tercermin dari nilai pelajaran atau pelajaran yang kita sukai selama di sekolah?
Ada dua alasannya,
pertama : Karena bidang yang terbentang di hadapanmu itu jauh lebih luas daripada semua mata pelajaran yang ada di Sekolah. Jadi jangan cuman liat dari sudut pandang mata pelajaran yang selama ini kamu pelajarin selama 12 tahun saja..
kedua : Kamu bakal kebingungan sendiri kalau pakai standar ukuran "pelajaran sekolah" buat ngeliat bidang yang kamu sukai. Sering ada kasus kebingungan seperti begini, "Nilaiku bagus di Biologi, tapi Fisika juga tidak kalah bagus. Tapi aku pengen ngobati orang bermasalah alias jadi psikolog. Orang tuaku malah nyaranin jadi tentara. Jadi, aku cocoknya dimana ?"
Nah kan bingung, hehehe. . .

Intinya disini adalah : Mata pelajaran di sekolah memang bisa jadi SALAH SATU faktor pertimbangan buat  nentuin jurusan, tapi jangan jadi SATU-SATUnya hal yang kamu lihat dalam dirimu.

4. TERUS APA RUMUSNYA CARA MILIH JURUSAN YANG BENER?
  • "Bang, saya suka pelajaran A, tapi saya jago di pelajaran B, saya juga minat di pelajaran C. Sebaiknya saya ngambil jurusan apa yah?"
  • "Bang, saya sebetulnya minat di jurusan A, tapi ortu gak setuju.. Mereka menyarankan di jurusan B. Gimana solusinya ?"
  • "Bang, saya minat banget di jurusan A. Tapi nilai A saya dari dulu jelek banget, saya juga gak ngerti-ngerti pelajaran A di kelas. Gimana yah solusinya?"

Untuk soal yang satu ini, kamu harus bisa membuat keputusan buat diri sendiri. Karena pada akhirnya yang akan jalanin dan nerima konsekuensinya seumur hidup adalah dirimu sendiri, bukan saya, bukan orangtuamu, bukan teman-teman, bukan pacar, tapi dirimu sendiri.
Nah, terus gimana caranya supaya kamu bisa ambil keputusan yang tepat? Nih  satu tips jitu.. Intinya cara milih jurusan yang bener resepnya tuh...
"Pilih bidang yang membuatmu tertantang... Pilih bidang yang bikin kamu penasaran sampai kamu rela buat ngulik itu siang-malam tanpa kenal waktu biarpun gak dibayar sekalipun. Pilih bidang yang tanpa disuruh pun kamu curi-curi waktu buat belajar sendiri, atau tanpa sadar suka cari-cari info di internet atau lewat google.. Pilih jurusan yang memicu 'sense of wonder' dalam dirimu. Pilih jurusan yang benar-benar jadi muara ilmu pengetahuan yang ingin kamu tekuni sampai akhir hayatmu..."

Jadi, langkah pertama jangan cari tau jurusan A belajarnya apaan, jurusan B belajar apaan, terus baru mikir kira-kira cocok nggak sama kamu... Terbalik! Justru kamu  yang harus balik nanya ke dirimu sendiri dulu“Bidang pekerjaan apa yang membuat kapasitas intelektualmu tertantang? Hal apa yang bisa bikin kamu gak tidur karena penasaran?” Kalau sudah tau bidangmu itu, barulah kamu cari tau jurusan apa yang relevan dengan bidang yang membuat kamu 'merinding' karena tertantang itu.

Oke, segitu aja sih tips dan sharing dari saya, semoga bisa bermanfaat.


Wa'alaikumussalam Wr. Wb.
Source : https://www.zenius.net 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar